Jogja Fashion Trend 2025 menjadi momen bersejarah bagi Jagad Ecoshi, untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam ajang mode bergengsi. Jogja Fashion Trend (JFT) 2025 yang digelar oleh Yayasan Fashion Jogja Istimewa didukung Bank Indonesia dan BPD DIY, bertempat di Imperial Ballroom The Rich Jogja Hotel, Yogyakarta (11/07/2025). 

Mengusung tema besar “Cultural Fusion”, Jagad Ecoshi menghadirkan koleksi eksklusif bertajuk “Katimaha”, sebuah karya yang terinspirasi dari kekayaan flora lokal Timoho yang tumbuh di kawasan Gunung Merapi.

Timoho dan Katimaha: Inspirasi dari Alam

“Katimaha” lahir dari inspirasi flora khas lereng Gunung Merapi, yakni daun dan bunga Timoho. Tumbuhan ini bukan sekadar estetis, namun juga memiliki nilai simbolik dalam budaya Jawa melambangkan pelindung, ketenangan, dan keteguhan hati. Dari sinilah, “Katimaha” menjadi perwujudan keanggunan alami yang ditransformasi menjadi karya busana.

Perjalanan Panjang Sebuah Karya

Proses kreatif koleksi ini bukan sesuatu yang instan. Dimulai dari mengolah daun dan bunga Timoho sebagai sumber pola visual, teknik batik tulis digunakan untuk menangkap bentuk detail ke atas kain. Proses membatik ini memerlukan ketelatenan dan waktu yang panjang setiap motif dicetak satu per satu oleh tangan-tangan perajin.

Setelah itu, kain mengalami proses pewarnaan alami menggunakan bahan-bahan dari alam. Proses ini tak hanya ramah lingkungan, tapi juga memberikan hasil warna yang kaya karakter dan lebih menyatu dengan filosofi alami koleksi. Proses pewarnaan ini memerlukan waktu berhari-hari agar warna dapat meresap secara sempurna dan menghasilkan rona alami yang indah.

Pilihan Kain Linen: Serat Alam untuk Keberlanjutan

Untuk mendukung komitmen terhadap fashion berkelanjutan, Jagad Ecoshi memilih menggunakan kain linen sebagai media utama. Linen dikenal sebagai material yang ramah lingkungan karena berasal dari serat alami tanaman rami (flax), membutuhkan air yang jauh lebih sedikit dibanding kapas, serta mudah terurai secara hayati.

Selain itu, tekstur linen yang kuat namun ringan sangat cocok untuk menonjolkan motif ecoprint dan batik alami, sekaligus memberikan kenyamanan saat dikenakan. Pemilihan kain ini menunjukkan konsistensi Jagad Ecoshi dalam menghadirkan produk mode yang tidak hanya estetis, tetapi juga bertanggung jawab secara ekologis.

Setiap potongan dalam collection “Katimaha”, Jagad Ecoshi tidak hanya menampilkan busana, tetapi juga menyuarakan pentingnya keberlanjutan, pelestarian budaya, dan penghormatan terhadap alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *